YIMM Developer

Selamat Datang di Website Resmi YIMM Developer

Dapatkan berbagai penawaran menarik hanya di sini.

Hubungi Kami

PT. Alfa Scorpii - Dealer Resmi Yamaha Medan - Promo Special Hubungi 0812 6514 7746

Kenapa memilih YIMM Developer?

Kami berkomitmen untuk memberikan kepuasan layanan dan promo menarik untuk Anda, antara lain:

  • Melayani Pembelian Kredit dan Tunai.
  • Proses Mudah dan Cepat.
  • Data bisa dijemput.
  • Delivery bisa ke Rumah/Kantor.
  • Menerima Tukar Tambah.
  • Informasi Ketersediaan Stock.
  • Booking Service.

Kami siap membantu

Dengan rekomendasi pilihan Motor terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

testimoni

Rizky Alfian Manthey.

Senior Sales Consultant

PT. Alfa Scorpii




Terima kasih YIMM Developer, prosesnya cepat dan mudah. Gak sampe 1 hari, unit sudah kami terima.

testimoni

Pak Sarmadi - New Nmax




Pengalaman pertama beli motor secara online, ternyata mudah dan aman. Thanks YIMM Developer.

testimoni

Pak Alex - New Lexi




Recommended nih, beli motor tanpa harus keluar rumah. Prosesnya mudah dan cepat.

testimoni

Lisa - Freego

     

  • All New Nmax
  • Rp. 34.740.000,- (ABS, Connected)
  • Rp. 32.141.000,- (Standard, Connected)
  • Rp. 30.891.000,- (Standard)
  • PROMO
  • DP Ringan
  • Cicilan 50rb/hari
  • Pembayaran Fleksibel
  • Include Asuransi TLO
  • BELI PAKET INI

     

  • All New Aerox
  • Rp. 31.081.000,- (ABS, Connected)
  • Rp. 27.571.000,- (Standard, Connected)
  • PROMO
  • DP Ringan
  • Cicilan 50rb/hari
  • Pembayaran Fleksibel
  • Include Asuransi TLO
  • BELI PAKET INI

     

  • All New Lexi
  • Rp. 27.353.000,- (Special, ABS)
  • Rp. 24.983.000,- (Special)
  • Rp. 22.208.000,- (Standard)
  • PROMO
  • DP Ringan
  • Cicilan 30rb/hari
  • Pembayaran Fleksibel
  • Include Asuransi TLO
  • BELI PAKET INI

News & Artikel

Lihat Lainnya

 


Jakarta - Yamaha tak mau kalah ngebut untuk bisa memanjakan pecinta roda dua di tanah air. Di awal tahun 2021 Yamaha resmi memperkenalkan warna baru untuk backbone andalan mereka Yamaha MX King.

Yamaha merilis warna baru MX King 150 yang kian menonjolkan tampilan berkarakter agresifnya. Selain itu, karakter desainnya pun makin mempertegas aura sporty motor tersebut.

Warna baru Yamaha MX King. Aggressive Red. 

Tiga warna teranyar "The King of Street" yang diperkenalkan adalah Aggressive Red, yang merupakan pilihan yang cocok buat kalangan muda yang ingin merasakan sensasi berkendara dan jadi pusat perhatian. Selanjutnya pilihan warna Active Blue yang menjadi ciri khas warna Yamaha Racing dapat menjadi partner berkendara tepat bagi pecinta sport yang energik. Tak ketinggalan, Yamaha MX King warna Sporty Black Yellow yang sesuai dengan konsumen yang berani tampil beda.

Warna baru Yamaha MX King. Active Blue. 

"Banyaknya penggemar MX King 150 membuat kami konsisten menyegarkan tampilannya. Di bulan pertama tahun 2021 ini kami memperkenalkannya untuk konsumen yang ingin memiliki MX King 150 warna baru di tahun yang baru, agar lebih sporty dan fresh dengan beragam pilihan warna terbaik," ungkap Manager Public Relations, YRA and Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro.

Yamaha mengatakan desain MX King yang agresif sporty ditunjukkan melalui perpaduan striping yang tajam, downforce line angle dan grafis asymetrical yang disematkan pada MX King 150 warna Sporty Black Yellow dan Aggressive Red. Kombinasi ini menghasilkan penampilan yang gagah dan kental dengan gaya sporty yang mengesankan.

Sebagai catatan MX King 150 warna baru ini dipasarkan dengan harga Rp 25.267.000 on the road Medan.

Warna baru Yamaha MX King. Sporty Black Yellow. 

Untuk informasi produk selengkapnya :

www.yimmdeveloper.my.id

Facebook : YIMM Developer

Instagram : yimmdeveloper.my.id

Contact Person : 081265147746

 

Jakarta - Kehadiran Yamaha Gear 125 menambah pilihan motor matik entry level di Indonesia. Harganya yang dibanderol Rp 16 hingga 17 jutaan, kerap disandingkan dengan Honda BeAT.

Tapi agaknya Yamaha Indonesia kurang sreg jika motor barunya itu diposisikan setara dengan Honda BeAT. Meski harga jualnya mepet, keduanya punya perbedaan dari kapasitas mesin.

"Banyak yang mengkomparasikan dengan BeAT. Ini (Yamaha Gear 125) bukan lawan BeAT sebenarnya, karena secara produk ini bukan 125 cc, sementara kompetitor bermain di 110 cc," terang Public Relation Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Antonius Widiantoro. 

Yamaha Gear 125 S version. 

Anton menyadari, tak sedikit yang membandingkan Honda BeAT dan Yamaha Gear 125 lantaran sama-sama motor matik dengan mesin berkapasitas terkecil masing-masing pabrikan.

Menurutnya, mesin dengan kapasitas 110 cc memang bisa lebih irit. Namun selera konsumen Indonesia mengharapkan lebih dari itu, yakni mesin kecil irit sekaligus bertenaga katanya.

Yamaha Gear 125 dilengkapi dengan Electric Power socket. 

"Kami ingin mengedukasi konsumen bahwa motor 125 cc yang Yamaha punya itu selain irit, juga bertenaga. Jadi Yamaha memutuskan tidak bermain di 110 cc, dengan minimal 125 cc konsumen bisa menang banyak," lanjutnya.

Kapasitas tangki minyak Yamaha Gear 125, 4,2liter. Bisa menempuh jarak 56km per liter. 

Untuk itu, Anton menilai biar apple to apple Yamaha Gear 125 lebih tepat dikomparasikan dengan matik lain sesama 125 cc, ya Honda Vario 125 misalnya.

Berdasarkan data teknis, Yamaha Gear menggendong mesin 124,9 cc SOHC yang menjanjikan tenaga 9,3 dk pada 8.000 rpm dan torsi puncak 9,5 Nm yang dicapai pada putaran 5.500 rpm.

Yamaha Gear 125 menggunakan Design Body Multilayer. Memberikan kesan mewah seperti mobil SUV. 

Kemudian bila dibandingkan dengan rivalnya itu, Honda Vario 125, mesinnya berkubikasi 124,8 cc. Tenaganya 10,9 dk pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 10,8 Nm pada 5.000 rpm.

Yamaha Gear 125 yang belum lama ini diluncurkan hadir dengan berbagai fitur unggulan, seperti power charger, Stop Start System, answer back system, lampu hazard, dan mesin dengan Smart Motor Generator.

Answer Back System pada Yamaha Gear 125 memudahkan untuk mencari lokasi motor saat parkir. 


Harga Yamaha Gear 125

- Yamaha Gear 125 Rp 17.710.000 OTR Medan

- Yamaha Gear S Rp 18.310.000 OTR Medan

Untuk pemesanan sepeda motor YAMAHA Medan bisa hubungi Sales kami di HP/WA : 081265147746

 


Paris- Fabio Quartararo naik kelas menjadi pembalap pabrikan pada MotoGP 2021. Hal ini disikapi pembalap asal Prancis itu dengan rasa percaya diri yang tinggi, Quartararo juga menaruh kepercayaan penuh dengan Yamaha. Dia yakin pabrikan dengan logo garpu tala ini bakal temukan solusi di 2021.

Yamaha memang diliputi penuh tanda tanya di 2020 ini. Franco Morbidelli yang menggunakan motor 2019 malah merebut tiga kemenangan dari 7 kemenangan Yamaha di 2020.

Motor 2020 bermasalah dengan grip di ban belakang dan masalah saat menikung. Ini yang tidak ditemukan di motor Yamaha 2019.

"Saya tak punya banyak pengalaman di MotoGP, tapi saya pikir sah sah saja untuk menyamaikan ide ke Yamaha soal apa yang bisa diperbaik. Kami harus percaya dengan mereka," kata Quartararo. 

Bebas Beri Masukan

Fabio Quartararo pamer papan tanda finish posisi pertama saat MotoGP Jerez dengan menggunakan masker.

Quartararo mengaku ingin memberi banyak masukan kepada Yamaha. Ini agar seluruh masalah bisa dipecahkan.

"Tak masalah untuk bilang kepada mereka kalau motor tidak bagus, mereka harus kerja keras. Kami juga harus percaya mereka mampu menciptakan motor hebat seperti di masa lalu," ujarnya.

"Kami harus percaya dengan mereka, bilang kepada mereka ide kami dan kami harus percaya dengan proyek kami."

Optimistis

Fabio Quartararo dan Valentino Rossi saat naik podium MotoGP Andalusia.

Quartararo mengaku optimistis Yamaha bakal bangkit di 2021. Tak masalah kalau Yamaha kesulitan untuk pecahkan problem mereka.

"Ada solusi. Yamaha hanya perlu untuk mencari cara untuk memperbaiki masalah dimana kami kesulitan. Lihat data, kami jelas punya masalah saat menikung dan grip ban belakang," ujarnya.


Jadwal MotoGP 2021

Waktu-Negara-Sirkuit

28 Maret 2021-Qatar-Losail International Circuit

11 April 2021-Argentina-Autodromo Termas de Rio Hondo

18 April-AS-Circuit of the Americas

2 Mei-Spanyol-Circuito de Jerez-Angel Nieto

16 Mei-Prancis-Circuit Bugatti

30 Mei-Italia-Mugello Circuit

6 Juni-Catalunya-Circuit de Barcelona-Catalunya

20 Juni-Jerman-Sachsenring

27 Juni-Belanda-TT Circuit Assen

11 Juli-Finlandia-Kymi Ring

TBD

15 Agustus-Austria-Red Bull Ring

29 Agustus-Inggris-Silverstone Circuit

12 September-Aragon-Motorland Aragon

19 September-San Marino-Misano World Circuit Marco Simoncelli

3 Oktober-Jepang-Twin Ring Motegi

10 Oktober-Thailand-Chang International Circuit

24 Oktober-Australia-Phillip Island Grand Prix Circuit

31 Oktober-Malaysia-Sepang International Circuit

14 November-Valencia-Circuit Ricardo Tormo

 

Jakarta - Yamaha musim ini yakin dengan keandalan mesinnya untuk MotoGP 2021. Setelah pada tahun lalu, pabrikan asal Jepang ini mengalami masalah jantung penggerak tersebut, sehingga para pembalapnya, seperti Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Franco Morbidelli mengalami kendala.

Melansir Motorsport, terungkap masalah mesin Yamaha tersebut karena katup yang cacat produksi.

Namun, Bos Yamaha, Lin Jarvis yakin, bahwa keandalan mesinnya untuk musim 2021 akan lebih baik dibanding musim lalu.

"Untuk musim 2021, kami cukup percaya diri dengan mesin kami karena keandalan yang kami lihat menggunakan katup yang tepat musim ini. Sesuai peraturan, berarti kami akan terus menggunakan mesin tersebut tahun depan," jelas Lin Jarvis, disitat dari Motorsport, Minggu (3/1/2020).

Lanjut Lin Jarvis, masalah di mesin Yamaha YZR-M1 ini memang sering kehilangan daya atau tenaga kuda. Namun, pabrikan berlambang garpu tala ini harus menunggu hingga 2022 untuk dapat mengembangkan ulang atau menggunakan pengembangan mesin baru.

Departemen Mesin

Sementara itu, pembalap legendaris, Valentino Rossi sendiri merasa departemen mesin Yamaha perlu memperhatikan masalah yang dihadapi pada 2020. Tapi, Jarvis tidak memprediksi adanya perubahan besar dalam waktu dekat.

"Kami benar-benar mengubah organisasi departemen mesin kami pada awal tahun ini. Jadi, saya tidak benar-benar mengharapkan perubahan besar di masa depan, tidak dalam waktu dekat," tambahnya.

Departemen mesin Yamaha sendiri, telah melakukan pekerjaan yang cukup baik, di luar kecacatan kompenen katup yang digunakan. Namun, Lin Jarvis menegaskan, jika kesalahan tersebut dilakukan jauh sebelum MotoGP 2020 dimulai, tepatnya pada pertengahan musim 2019.

"Beberapa mesin kami telah menempuh jarak 3.000 km, yang sangat luar biasa. Kami harus melakukan itu karena kami harus memarkir banyak mesin. Saya pikir perhatian utama untuk perbaikan di masa depan yang akan kami lakukan, adalah perhatian yang jauh lebih terhadap detail bagaimana kami mempersiapkan musim, menegaskan kembali kualitas komponen, menegaskan kembali peraturan. Jadi, lebih banyak konfirmasi ulang akan dibutuhkan," pungkasnya.


 


Jakarta - Jumlah pembalap kakak beradik di MotoGP dipastikan bertambah pada musim 2021. Setelah Aleix Espargaro-Pol Espargaro dan Alex Marquez-Marc Marquez, tahun depan fans akan menyambut Valentino Rossi-Luca Marini.

Dibandingkan dua pembalap kakak beradik lainnya, Valentino Rossi-Luca Marini berselisih usia sangat jauh.

Rossi, juara dunia sembilan kali, kini berusia 41 tahun. Sementara Luca Marini, runner-up Moto2 2020, masih berumur 23 tahun.

Aleix Espargaro dan Pol Espargaro sendiri merupakan pembalap kakak-adik terlama di MotoGP saat ini. Keduanya sudah satu grid bersama sejak Pol Espargaro naik kelas ke MotoGP pada tahun 2014.

Sementara Marc Marquez dan Alex Marquez sama-sama mengikuti ajang MotoGP pada musim 2020. Tahun ini, keduanya sempat satu tim di Repsol Honda. Namun untuk MotoGP 2021 situasinya berubah. Alex Marquez harus turun ke tim satelit LCR Honda.

Hanya saja tidak bisa dimungkiri, pertemuan trah Marquez dengan Rossi paling menarik. Karena seperti diketahui, Marc Marquez dan Valentino Rossi pernah terlibat persaingan begitu panas di MotoGP.

Tentu sangat menarik menunggu apakah hubungan Alex Marquez dan Luca Marini bakal identik seperti sang kakak. Lantas siapa pasangan pembalap kakak beradik paling kompetitif di MotoGP 2021?

1. Marc Marquez dan Alex Marquez

Marc Marquez dan Alex Marquez merupakan saudara yang sama-sama terjun ke dunia balap motor. Sang kakak, Marc Marquez tentunya sudah banyak yang mengetahui bahwa dirinya adalah salah satu pembalap MotoGP berbakat diusianya yang masih muda.

Ketika sang kakak dibebat cedera, Alex Marquez jadi penyelamat muka tim Repsol Honda dengan merasakan dua kemenangan di MotoGP 2020. Sayang Alex Marquez harus hengkang ke tim satelit LCR Honda untuk musim 2021.

Artinya baik Alex Marquez dan Repsol Honda harus memulai MotoGP 2021 dari nol lagi. Apalagi Repsol Honda merekrut Pol Espargaro dari KTM. Ya, Pol memang sangat kompetitif bersama KTM. Tapi ia sama sekali belum pernah mencoba motor RC213V, sehingga belum diketahui potensinya.

Ditambah fakta Marc Marquez juga belum menunjukkan sinyal bakal sembuh dalam waktu dekat. Alhasil kans Marc Marquez bersinar untuk musim depan bakal sangat tergantung dengan kondisi fisiknya.

Bagaimana Alex Marquez di LCR Honda? Fakta ia bisa naik podium dua kali musim ini, membuktikan juara dunia Moto2 2019 mulai bisa menaklukkan motor RC213V.

Masalahnya memperkuat tim satelit tidak akan sama dengan pabrikan. Langkah paling tepat seharusnya Alex Marquez bertahan di Repsol Honda pada MotoGP 2021.

2. Valentino Rossi dan Luca Marini

Luca Marini (kanan) mendapat sambutan dari sang kakak, Valentino Rossi ketika finish tiga besar pada salah satu balapan Moto2 2020.

Valentino Rossi kembali membuka lembaran baru dalam kariernya di MotoGP 2021, ketika usianya sudah tidak lagi muda. Bagaimana tidak, ia meninggalkan statusnya sebagai pembalap pabrikan Yamaha dan turun ke kelas tim satelit Petronas Yamaha.

Apakah ini sebuah langkah tepat? Melihat prestasinya mandek bersama tim pabrikan Yamaha beberapa musim terakhir, perubahan ini sepertinya begitu dibutuhkan. Apalagi ia akan mendapat motor layaknya pembalap pabrikan.

Perlu diingat pula, Petronas Yamaha membuktikan bisa tampil kompetitif pada dua musim terakhir di MotoGP. Dengan tekanan lebih sedikit dan atmosfer baru, diharapkan Valentino Rossi bisa terlahir kembali.

Sementara Luca Marini memperkuat tim Avintia Ducati pada musim debutnya di MotoGP 2021. Rider Avintia, Johann Zarco berulang kali tampil kompetitif musim 2020. Artinya motor tim ini tidak terlalu buruk.

Tinggal bagaimana kemampuan Luca Marini beradaptasi dan menaklukkan motor Ducati Desmosedici. Kesimpulannya, kans trah Rossi bersinar ketimbang trah Marquez sesungguhnya lebih besar.

3. Aleix Espargaro dan Pol Espargaro

Pol Espargaro (depan) dan Aleix Espargaro pada balapan MotoGP 2020.

Pol Espargaro jadi salah satu pembalap terbaik di MotoGP 2020 tapi tanpa merasakan kemenangan. Tercatat ia naik podium lima kali dan satu pole position bersama KTM.

Sayang musim 2021, Pol Espargaro hengkang ke Repsol Honda. Keputusan ini tidak bisa disalahkan. Karena ia menerima pinangan Honda saat MotoGP 2020 bahkan belum dimulai. Dan kala itu, potensi motor RC16 belum terlihat.

Patut ditunggu apakah proses adaptasi Pol Espargaro bisa cepat di Repsol Honda. Jika bisa nyetel dengan motor RC213V, Pol bisa menakutkan. Tapi andai sebaliknya, siap-siap menerima kritik pedas. Karena tekanan memperkuat Repsol Honda bakal lebih hebat ketimbang KTM.

Bagaimana Aleix Espargaro? Sekali lagi pada MotoGP 2021, ia akan jadi pimpinan proyek Aprilia pada kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor. Tidak bisa dimungkiri, hukuman larangan balapan yang diterima Andrea Iannone begitu membuat Aprilia terpukul.

Terbukti kini Aprilia bahkan tertinggal dari KTM. Tugas Aleix Espargaro bakal semakin berat untuk mengembangkan motor Aprilia. Karena ia satu-satunya yang bisa diandalkan.

 

Jakarta - Ada trik khusus untuk menerabas medan off-road dengan motor trail, apalagi ketika dihadapkan pada medan berbukit, yang memiliki variasi tanjakan dan turunan.

Menguasai tata cara berkendara di jalur terabas dengan baik, maka bikers dapat melewatinya dengan mudah dan aman.

Nah untuk trik menanjak dan menurun menggunakan motor trail di jalur off-road, Yamaha Riding Academy (YRA) memberikan teknik-tekniknya.

"Lintasan berkarakter tanjakan dan turunan sering ditemui biker ketika menjelajahi trek off road. Dengan mempraktikkan teknik berkendara yang tepat dari Yamaha Riding Academy, hobi mengeksplorasi alam dapat tersalurkan dengan lebih nyaman dan menyenangkan," ujar Antonius Widiantoro, Manager Public Relations, YRA, Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Berikut tips melewati jalur tanjakan dan turunan di jalur off-road:


Jalan menanjak

Ketika berdiri, badan melewati posisi stang. Sementara posisi kedua kaki tetap menjepit bodi motor atau knee grip agar motor tetap stabil.

Posisi disarankan berdiri terutama ketika menghadapi tanjakan yang tinggi agar menghindari motor terbalik. Jika tanjakannya tidak ekstrem, diperbolehkan posisinya duduk.

Jangan lupa, tangan tetap memegang handle dengan kuat dan relaks agar motor mudah diarahkan. Selanjutnya gunakan gear dan rpm yang tepat agar kuat menanjak dan mesin motor tidak mudah mati.

Yang harus dihindari adalah mengerem dengan keras, baik rem depan atau belakang. Ini bertujuan untuk menjaga rpm dan kecepatan yang baik.

Saat akan sampai di puncak tanjakan, tutup gas atau gunakan tenaga inersia motor. Hindari gas terbuka penuh ini karena akan membuat motor trail mudah jumping.

Jalan menurun

Posisi badan agak condong ke belakang terutama saat melewati jalan menurun yang curam untuk menghindari motor terpelanting ke depan atau stoppie.

Sebaliknya, apabila jalannya mulus bisa sambil duduk. Tapi jika jalan rusak agak diangkat sedikit dari jok agar guncangan tidak sampai badan.

Kemudian posisi tangan agak lurus dan relaks. Sedangkan posisi kaki mendekap bodi motor dan berat pengendara ditumpu di kaki agar keseimbangan tetap terjaga.

Gunakan gear yang tepat dan hindari penggunaan rem yang keras dan tiba-tiba agar tidak mudah slip dan terjatuh.

"Yang terpenting adalah kenali jalur dan karakter motor Anda dengan cepat sehingga lebih memudahkan dan membuat aman ketika melewati jalur yang mudah maupun sulit," pungkas Anton.
















 


London - Cal Crutchlow mengaku mendapat tawaran untuk menetap di Honda sebelum memutuskan menjadi Test Rider Yamaha pada MotoGP 2021 mendatang.

Posisi Crutchlow di tim satelit LCR Honda digantikan Alex Marquez pada 2021 mendatang. Namun, Honda masih ingin bekerja sama dengan pembalap veteran asal Inggris itu.

Bekerja sama sejak 2015, Honda paham kualitas dan pengalaman Crutchlow. Mereka pun menyiapkannya sebagai Pembalap Pengganti di MotoGP dan Superbike.

"Belum ada tawaran di atas kertas. Tapi saya tahu rencana mereka," ungkap Crutchlow. 

Meski tersanjung, Crutchlow akhirnya menolak tawaran itu. Juga sempat dikaitkan dengan Aprilia, dia akhirnya memilih berlabuh di Yamaha.


Alasan Crutchlow


Apa alasan Cal Crutchlow menolak tawaran Honda yang ingin mempertahankan jasanya pada MotoGP 2021?

Crutchlow menjelaskan alasan di balik keputusannya. Dia merasa posisi yang ditawarkan Honda terlalu berat karena harus siap setiap waktu.

Bahkan Crutchlow berpeluang tampil sepanjang tahun jika ada yang cedera. "Honda memiliki enam pembalap di MotoGP dan Superbike. Sedangkan saya hanya sendiri. Bisa jadi saya membalap setiap waktu. Pekerjaan itu terlalu berat," ungkapnya.


Jadi Wildcard


Cal Crutchlow. 


Crutchlow kembali ke Yamaha, tim yang memberinya kesempatan tampil di MotoGP pada 2011. Sebagai Test Rider, dia juga berpotensi beraksi sebagai Wildcard di tiga seri musim mendatang.

Dengan demikian, Crutchlow punya peluang menambah daftar prestasinya. Dia sudah memenangkan tiga balapan dan 19 kali naik podium di MotoGP.